perencanaan

27 Okt

Ilmu perencanaan adalah ilmu yang mempelajari atau menjelaskan bagaimana suatu proses pengambilan keputusan yang melibatkan berbagai tahapan skematik dan berurutan dapat diambil, dengan mempertimbangkan berbagai batasan-batasan sehingga dapat menghasilkan keputusan yang rasional.
sedangkan definisi Perencanaan menurut Anthony J. Catanese adalah suatu aktivitas universal manusia, suatu keahlian dasar dalam kehidupan yang berkaitan dengan pertimbangan suatu hasil sebelum diadakan pemilihan di antara berbagai alternatif yang ada.

Menurut Conyers dan Hills (1984): Perencanaan adalah proses yang kontinyu, terdiri dari keputusan atau pilihan dari berbagai cara untuk menggunakan sumber daya yang ada, dengan sasaran untuk mencapai tujuan tertentu di masa mendatang

Unsur unsur perencanaan :

v  Titik Tolak
Merupakan kondisi awal dari mana kita berpijak di dalam menyusun rencana dan sekaligus dan sekaligus nantinya menjadi landasan awal untuk melaksanakan rencana tersebut

v  Tujuan (Goal)
Suatu keadaan yang ingin dicapai di masa yang akan datang. Tujuan yang jelas akan mempermudah perencana dalam penyusunan perencanaan

v  Arah
Arah rencana merupakan pedoman untuk mencapai rencana dengan cara yang legal, efisien, dan terjangkau oleh pelaksana. Apabila suatu rencana tidak dilengkapi pedoman yang jelas maka pencapaian tujuan tidak efektif dan terjadi pemborosan pemakaian sumber daya dan waktu.

v  Whiseses (keinginan, cita-cita)
Perencanan dibuat oleh perencana untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Perencana memiliki keinginan dalam hasil yang akan dipacapai dan memiliki perencanaan yang sesuai keinginan tersebut.

v  Resources (sumber daya alam, manusia, modal, dan informasi)
Sumber daya alam harus dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung suatu perencanaan. Perencana harus mampu mendayagunakan suber daya alam dengan kemampuan sumber daya manusia yang bagus. Kelengkapan informasi juga dibutuhkan dalam pentusunan perencanan sebab, informasi yang valid memberikan masukan dalam pengambilan keputusan dalam perencanaan.

v  Effective and Efficient (hasil guna dan daya guna)
Perencanaan membutuhkan ketepatan dalam pengambilan keputusan yang sesuai dengan tujuan

v   Space, location (ruang)
Lokasi merupakan objek yang menjadi sasaran dalam suatu perencanaan. Lokasi juga dianggap sebagai subjek perencanaan sebab, dalam merencanakan suatu wilayah perencanan harus mengetahui kondisi lokasi tersebut dan mengadaptasikan.

v  Time, future oriented
Hasil perencanaan tidak haya bertujuan untuk waktu sekarang tetapi juga berorientasi untuk masa yang akan datang (sustainable).

v  aspek penting dalam perencanaan:
Perencanaan kota terutama berkaitan erat dengan masalah-masalah kemasyarakatan yang di dalamnya tercakup sekelompok besar klien yang mempunyai kepentingan berbeda-beda.

v   Perencanaan kota merupakan aktifitas yang benar-benar direncanaan dengan matang yang biasanya ditangani oleh orang-orang yang terlatih secara professional sebagai perencana.

v   Tujuan dan sasarannya, serta pranata-pranata untuk mencapainya, sering teramat tidak pasti.

v   Para perencana kota sendiri jarang membuat keputusan, malahan sebaliknyamereka membut berbagai alternative dan rekomendasi bagi pihak-pihak yang dipilih dan ditunjuk untuk mengambil keputusan-keputusan tertentu.

v   Para perencana kota menggunakan berbagai macam alat bantu dan metode-metode khusus untuk menganalisis dan menyajikan berbagai alternatif.

v   Hasil dari hampir semua aktivitas perencanan hanya dapat dilihat setelah 5 sampai 20 tahun setelah keputusan diambil, sehingga menyulitkan umpan balik dan tindakan perbaikan.

 

Mengapa perlu perencanaan ? perencanaan sangat penting.  Sebagai arah, pedoman dan tujuan yang akan dicapai. dari perencanaan juga bisa diperoleh perkiraan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbelanjaan dan hasil yang bisa diperoleh juga resiko dan masalah yang mungkin dihadapi. Karena itu, untuk hasil yang sempurna diperlukanlah perencanaan sebelum pengerjaannya.

Sifat Perencanaan, yaitu:

v  Dari segi ruang lingkup tujuan dan sasarannya, perencanaan dapat bersifat nasional, sektoral dan spasial.

v  Dari bentuknya perencanaan dapat berupa perencanaan agregatif atau komprehensif dan parsial.

v  Dalam jangkauan dan hierarkinya, ada perencanaan tingkat pusat dan tingkat daerah.

v  Dari jangka waktunya, perencanaan dapat bersifat jangka panjang, menengah, atau jangka pendek.

v  Dilihat dari arus informasi, perencanaan dapat bersifat dari atas ke bawah (top down), dari bawah ke atas (bottom up), atau kedua-duanya.

v  Dari segi ketetapan atau keluwesan proyeksi ke depannya, perencanaan dapat indikatif atau preskriptif.

v  Berdasarkan sistem politiknya, perencanaan dapat bersifat alokatif, inovatif dan radikal.

 

Fungsi Perencanaan : sebagai penuntun arah, minimalisasi Ketidakpastian, minimalisasi inefisiensi sumber daya, dan penetapan Standar dalam Pengawasan Kualitas.

manfaat perencanaan adalah :

v  Dengan adanya perencanaan diharapkan terdapatnya suatu pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan

v  Dengan perencanaan maka dapat dilakukan suatu perkiraan terhadap hal-hal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui. Perkiraan dilakukan mengenai potensi-potensi dan prospek-prospek perkembangan, tetapi juga mengenai hambatan-hambatan dan resiko-resiko yang mungkin dihadapi. Perencanaan mengusahakan supaya ketidakpastian dapat dibatasi seminim mungkin

v  Perencanaan memberikan kesempatan untuk memilih berbagai alternatif tentang cara yang terbaik atau kesempatan untuk memilih kombinasi cara yang terbaik

v  Dengan perencanaan dapat dilakukan penyusunan skala prioritas. Memilih urutan-urutan dari segi pentingnya suatu tujuan, sasaran maupun kegiatan usahanya

v  Dengan adanya rencana maka akan ada suatu alat pengukur untuk mengadakan suatu pengawasan dan evaluasi

v  Penggunaan dan alokasi sumber-sumber pembangunan yang terbatas adanya secara lebih efisien dan efektif. Diusahakan dihindarinya keborosan-keborosan. Suatu usaha untuk mencapai output/ hasil secara maksimal daripada sumber-sumber yang tersedia

v  Dengan perencanaan, perkembangan ekonomi yang mantap atau pertumbuhan ekonomi yang terus menerus dapat ditingkatkan

v  Dengan perencanaan dapat dicapai stabilitas ekonomi, menghadapi siklis konjungtur

 

Jenis-Jenis Perencanaan:

v  Perencanaan bertujuan jelas . yaitu perencanaan yang jelas tujuannya dan sasarannya yang dapat diukur tingkat pencapaiannya.

v  Perencanaan bertujuan laten . yaitu perencanaan yang tujuannya kurang jelas dan sulit diukur

v  Perencanaan fisik , yaitu perencanaan yang lebih terfokus pada perencanaan sarana dan prasarana

v  Perencanaan ekonomi, yaitu perencanaan yang terfokus pada segi dana untuk pembangunan.

v  Perencanaan alokatif , yaitu perencanaan yang bertujuan menyukseskan rencana umum yang telah disusun

v  Perencanaan inovatif , yaitu perencanaan dimana dimungkinkan adanya kebebasan didalamnya

v  Perencanaan bertujuan jamak

v  Perencanaan bertujuan tunggal

v  Perencanaan indikatif , yaitu perencanaan yang mempunyai output indikasi tidak tegas

v  Perencanaan imperatif , yaitu perencanaan yang sudah diatur dengan tegas dan jelas dalam pelaksanaan di lapangan.

v  Top Down , yaitu perencanaan yang langsung dari pemerintah ke masyarakat

v  Bottom up planning , yaitu perencanaan yang mendengarkan aspirasi rakyat dan kemudian menjadi pemikiran dalam perencanaan oleh pemerintah.

v  Perencanaan vertikal , yaitu perencanaan yang mengutamakan koordinasi antar berbagai jenjang pada sektor yang sama

v  Perencanaan horizontal , yaitu perencanaan yang menekankan keterpaduan program antar berbagai sektor pada level yang sama.

v  Perencanaan pertisipatif , yaitu perencanaan yang menggunakan masyarakat sebagai subjek dan objek dalam perencanaan.

v  Perencanaan non partisipatif

 

 

_ semoga bermanfaat _

Reiny😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: